Aluminium Pekanbaru – Karena mahalnya kusen kayu, khususnya jati maupun dammar, sebagian besar orang beralih ke kusen yang terbuat dari aluminium. Awalnya kusen jenis ini, lebih sering dipakai untuk perkantoran.
Namun belakangan perumahan juga banyak yang memasang kusen berbahan tersebut untuk jendela atau pintu kaca.
Terlebih, kini banyak rumah yang didesain dengan bukaan, entah itu pintu kaca yang menghadap ke arah taman atau kaca massive untuk jendela kamar.
Pemilihan ini tentu bukan tanpa alasan, kusen aluminium tentu memiliki keunggulan yang memang dibutuhkan.
Dibandingkan dengan kayu, material aluminium memungkinkan kusen aman dari serangan rayap. Bahan tersebut juga lebih tahan lama serta tidak mengalami penyusutan. Bobotnya pun ringan sehingga mudah untuk dipindahkan.
Meski begitu, materialnya kuat dengan perawatan yang tidak sulit. Bila Anda ingin memiliki tampilan menyerupai kayu, kusen tersebut dapat dicat dan dilapis dengan warna atau motif kayu.
Namun, secara visual aluminium memang tidak memiliki banyak variasi. Desain dan tampilannya tidak seperti kayu yang bisa dibuat dengan detail atau pola tertentu.
Pemasangan kusen aluminium juga memainkan peranan penting untuk menghindari risiko yang tidak diharapkan.
Kusen tersebut mengandalkan kekuatan sekrup yang harus dipasang presisi dan diplester rapi agar tidak terdapat kebocoran atau dampak lain.
Faktor penyambungan siku dan karet penyekat juga penting agar air hujan tidak dapat masuk. Pada dasarnya penggunaan material aluminium maupun kayu tergantung dari konsep bangunan anda.
Setelah membaca artikel ini diharapkan tidak bingung lagi akan menggunakan material yang mana.
Demikian informasi kelebihan dan kekurangan kusen aluminium ini semoga bermanfaat.
Pilihan kusen tersebut tentu harus disesuaikan dengan selera, desain, dan kebutuhan rumah. Namun, bila ingin sesuatu yang baru, tidak ada salahnya untuk memasukkan aluminium sebagai bahan pertimbangan, bukan?
Sumber : medanbisnisdaily.com







